Sabtu, 13 Desember 2008

MENIKMATI CINTA ILAHI DENGAN PUASA

“Menyibak Rahasia dan Hikmah Ibadah Puasa Ramadhan
serta Puasa-Puasa Sunnah”


Buku Ini Berisi Panduan Lengkap Ibadah Puasa Sepanjang Tahun Yang Berfungsi Sebagai Lembaga Penyehatan Jasmani, Inderawi, Akal, Qalbu dan Penyucian Jiwa serta Pembentukan Kepribadian Bagi Setiap Orang Beriman Yang Bertekad Meraih Gelar Muttaqîen di Sisi Allah

Puasa menduduki peringkat ketiga dari kelima prinsip-prinsip Islam sebagai sarana penting dalam penyucian jiwa bagi hamba-hamba-Nya yang beriman kepada Allah Swt. Puasa merupakan pembiasaan terhadap jiwa untuk mengendalikan berbagai syahwat yang bersumber pada perut, kemaluan dan inderawi lainnya yang rentan membuat seseorang berperilaku menyimpang dari sunnatullâh dan sunnaturrasûlullâh. Oleh karena itu, puasa Ramadhan maupun puasa-puasa sunnah termasuk faktor penting bagi setiap orang yang mengaku telah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dalam proses penyucian ruhani. Jika kesabaran termasuk kedudukan (maqam) jiwa yang tertinggi, maka puasa merupakan pembentukan jiwa, hati, akal, inderawi dan fisik untuk bersabar. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits Nabi Saw., “Puasa adalah separoh kesabaran.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Yakni kesabaran dalam menjalankan segala perintah-Nya, kesabaran dalam menjauhi segala larangan-Nya dan kesabaran dalam menjalani berbagai ujian serta cobaan-Nya. Dengan demikian, seseorang yang berpuasa dapat menikmati cinta-Nya dalam puasanya.
Membaca buku ini dapat mengantarkan Anda untuk menikmati cinta Ilahi yang bertaburan dalam ibadah puasa. Hal ini karena di dalamnya sangat sarat dengan hikmah dan rahasia yang mampu menguak jiwa, hati, akal dan inderawi seseorang meraih perjumpaan dengan wajah-Nya Yang Maha Indah. Selamat menikmati cinta-Nya.
Diterbitkan oleh Pustaka Fahima Yogyakarta, Juni 2009.

1 komentar:

  1. MEMBACA BUKU ADALAH INVESTASI YANG SANGAT BERHARGA BAGI KITA. BERSAHABATLAH DENGAN BUKU-BUKU YANG DAPAT MEMBUAT HIDUP INI BERMAKNA.

    BalasHapus